Diprediksi Ada Perlambatan Ekonomi Global Tahun 2023, Ekonom Ungkap Perlu Kerja Ekstra dari Pemerintah

- Senin, 7 November 2022 | 21:11 WIB
Ekonom ungkap hal ini sola perlambatan ekonomi global tahun 2023 yang akan terjadi di Indonesia. (Foto: freepik/Freepik)
Ekonom ungkap hal ini sola perlambatan ekonomi global tahun 2023 yang akan terjadi di Indonesia. (Foto: freepik/Freepik)

About Malang, 7 November 2022 - Indonesia juga akan rasakan perlambatan ekonomi global pada tahun 2023 mendatang.

Adanya perlambatan tersebut bisa dirasakan walaupun potensi resesinya yang kecil.

Salah satu ekonom dari Bank Permata, Joshua Pardede mengungkap bahwa pemerintah perlu adanya usaha lebih untuk capai pertumbuhan hinggga 5,3% tahun depan.

Baca Juga: Elektabilitas Bisa jadi Modal Partai Golkar Calonkan Airlangga Hartarto Presiden 2024

“Dari sisi demand permintaan turun, dan produktif sektor ekonomi masih akan ada tantangan yang cukup tinggi, sehingga untuk bisa tumbuh solid 5% mungkin masih ada kerja ekstra dari pemerintah,” ungkap Joshua saat berbincang hari ini 7 November 2022.

Demand yang dimaksud adalah menurunnya ekspor karena permintaan dari mitra dagang utama yaitu Amerika Serikat dan Eropa mengalami penurunan.

Kemudian sektor industri mulai merasakan dampaknya, misalnya sektor tekstil, maupun sektor yang bahan bakunya impor maupun berorientasi ekspor.

Beberapa waktu lalu juga ramai disebut industri tekstil melakukan PHK massal. Tingkat pengangguran, kata Joshua saat ini jauh lebih rendah saat awal pandemi.

Baca Juga: KIB Usung Airlangga Hartarto Sebagai Capres, Pengamat: Kinerja Berakibat Terhadap Elektabilitas

Halaman:

Editor: Arvendo Mahardika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X