• Selasa, 17 Mei 2022

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf Diundang ke Arab Saudi untuk Bicara Soal Ini

- Jumat, 13 Mei 2022 | 19:30 WIB
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang kerap disapa Gus Yahya menjadi salah seorang pembicara utama di Riyadh. (Instagram.com/@nahdlatululama)
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang kerap disapa Gus Yahya menjadi salah seorang pembicara utama di Riyadh. (Instagram.com/@nahdlatululama)

About Malang, 13 Mei 2022 - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, diundang dan hadir menjadi seorang pembicara utama mengenai 'Forum on Common Values among Religious Followers' (Forum tentang Nilai-nilai Bersama diantara Para Pengikut Agama), prakarsa Rabithah ‘Alam Islami (Liga Dunia Islam).

Acara yang dihadiri oleh KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketum PBNU ini dihadiri sebanyak 150 orang pemimpin berbagai agama dari seluruh dunia.

KH Yahya Cholil Staquf mengatakan harapannya secara pribadi dan mengucapkan terima kasih kepada Sekjen Rabithah ‘Alam Islami, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa.

Baca Juga: Ini yang Jadi Pembahasan Jokowi dan Joe Biden di Gedung Putih AS

“Bagi saya, ini adalah harapan pribadi yang secara kebetulan dipenuhi oleh Yang Mulia Syaikh Al Issa,” ucap Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dilansir AboutMalang.com dari Instagram resmi @nahdlatululama.

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang kerap disapa Gus Yahya ini juga menyampaikan bahwa pada kalangan umat beragama dalam hubungan antar agama sebagai kompetisi politik.

“Masih banyak kalangan umat beragama yang memandang hubungan antar agama sebagai kompetisi politik, sehingga agama diperalat sebagai senjata politik untuk memperebutkan kekuasaan," lanjut Gus Yahya.

Baca Juga: Joe Biden Sambut Presiden Jokowi di Gedung Putih, Bahas Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-AS

Lebih lanjut Gus Yahya meminta untuk mengubah pola pikir yang bisa merusak harmoni sosial yang berada diantara kelompok beragama.

Halaman:

Editor: Thita Anwansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X