• Jumat, 9 Desember 2022

Identitas Bjorka Mulai Terungkap, Mempunyai Teman Dekat WNI Korban Kebijakan 1965

- Minggu, 11 September 2022 | 14:30 WIB
Bjorka mengungkap mempunyai teman dekat korba kebijakan 1965. (Foto: @B_A/Pixabay dan @bjorkanism/Twitter)
Bjorka mengungkap mempunyai teman dekat korba kebijakan 1965. (Foto: @B_A/Pixabay dan @bjorkanism/Twitter)

About Malang, 11 September 2022 - Dalam salah satu cuitan Twitter-nya, Bjorka menuliskan sebuah 'clue' mengenai identitas dirinya.

Hacker Bjorka berhasil membuat masyarakat Indonesia heboh karena aksinya yang membobol dan membagikan secara terang-terangan data penting pemerintah Indonesia.

Beberapa data pernah dibobol dan dibagikan oleh Bjorka di antaranya adalah data pendaftaran kartu SIM, data Presiden Indonesia, dan dokumen pembunuhan Munir.

Baca Juga: Inilah Daftar 8 Situs yang Diblokir oleh Kominfo Karena Tidak Terdaftar PSE Penyelenggara Sistem Elektronik

Beberapa waktu lalu ia mengungkap alasannya membobol data pemerintah Indonesia ini.

"Saya hanya ingin menunjukkan betapa mudahnya bagi saya untuk masuk ke berbagai pintu karena kebijakan perlindungan data yang buruk. Apalagi jika dikelola oleh pemerintah," tulisnya dalam bahasa Inggris pada Sabtu, 10 September 2022.

Bjorka juga memberi sedikit 'clue' mengenai identitas dirinya. Ia mengaku mempunyai teman orang Indonesia yang saat ini tinggal di Warsawa.

Baca Juga: Ngakak Abis! Seorang Pendemo Sebut Windah Basudara Harusnya yang Jadi Menteri Kominfo: Hidup Windah Basudara!

"Saya punya teman orang Indonesia yang baik di Warsawa, dan dia bercerita banyak tentang betapa kacaunya Indonesia. Aku melakukan ini untuknya," sambungnya dalam tweet-nya Sabtu, 10 September 2022 tersebut.

Warganet pun semakin dibuat penasaran dengan sosok WNI yang tinggal di Warsawa tersebut. Sebagai informasi, Warsawa merupakan ibu kota negara Polandia.

Menyambung tweet sebelumnya, Bjorka kembali membahas sosok temannya yang tinggal di Warsawa ini.

Baca Juga: Viral, Seorang Pendemo Inginkan Windah Basudara Jadi Menteri Kominfo!

"Jangan coba lacak dia dari kementerian luar negeri. Sebab Anda tidak akan menemukan apapun. Dia tidak lagi diakui Indonesia sebagai warga negara karena kebijakan 1965. Meskipun dia adalah orang tua yang sangat pintar," tulisnya dalam bahasa Inggris.

Banyak warganet yang menduga bahwa kebijakan 1965 yang dimaksud di sini adalah kebiajakan pemerintah Indonesia seusai tragedi G30S PKI.

Banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di negara beraliran sosialis tidak boleh pulang ke tanah air.

Baca Juga: Kenapa Kominfo Blokir Steam, PayPal, dan Epic Games? Simak Jawabannya di Sini!

Hal ini merupakan buntut dari peristiwa pemberontakan PKI pada 30 September 1965.

Mereka yang tidak diizinkan untuk pulang ini terpaksa melepas kewarganegaraan Indonesia karena telah puluhan tahun tinggal di luar negeri.

Polandia merupakan salah satu negara sosialis bagian dari Blok Timur sehingga banyak warganet yang menduga teman dari Bjorka ini merupakan salah satu mahasiswa yang tidak bisa pulang akibat kebijakan 1965.

Baca Juga: Ini Dia 6 Karakter Unik yang Ada di Film 'Mencuri Raden Saleh', Mulai dari Hacker hingga Pemalsu Lukisan

Dalam tweet terbarunya Bjorka mengungkap bahwa temannya ini telah meninggal tahun lalu. Di masa hidupnya ia ingin kembali dan melakukan sesuatu memajukan Indonesia.

"Tahun lalu dia baru saja meninggal. Orang tua ini telah merawat saya sejak saya lahir. Dia ingin kembali dan melakukan sesuatu dengan teknologi meskipun dia melihat betapa sedihnya menjadi seorang Habibie. Dia tidak punya waktu untuk melakukannya sampai akhirnya dia meninggal dengan tenang," tulis Bjorka pada Minggu, 11 September 2022.

Bjorka mengungkap semua yang dilakukannya ini merupakan usahanya untuk mewujudkan mimpi dari temannya tersebut. Ia ingin Indonesia menjadi negara yang lebih baik.

Baca Juga: Tak Hanya Steam, Ini Deretan Platform Lain yang Diblokir Kominfo

"Tampaknya rumit untuk melanjutkan mimpinya dengan cara yang benar, jadi saya lebih suka melakukannya dengan cara ini. Kita memiliki tujuan yang sama, agar negara tempat ia dilahirkan bisa berubah menjadi lebih baik. Senang bertemu kalian," ungkap Bjorka di akhir tulisannya.

(***)

Halaman:
1
2
3

Editor: Shintiya Yulia Frantika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X